health-benefits-of-almonds-main-image-700-350

Kenali 9 Ciri Batu Ginjal Keluar Dari Dalam Tubuh

Jangan anggap remeh apabila timbul rasa nyeri di seputaran perut, karena penyebabnya bisa dari berbagai hal, dan salah satunya adalah batu ginjal.

Penyebab Batu Ginjal

Batu ginjal sebenarnya bukan penyakit, karena batu ginjal terbentuk secara alami di dalam ginjal. Hanya saja apabila dibiarkan terjadinya perubahan keseimbangan antara kadar air, mineral, dan garam di dalam tubuh, maka batu ginjal yang semula hanya berupa butiran pasir halus dan dapat keluar dengan sendirinya melalui saluran pembuangan bersama urin, akan menjadi besar dan mengeras yang akhirnya berujung pada rusaknya saluran kemih dan jaringan ginjal.

Batu ginjal sebenarnya terbentuk dari kebiasaan sehari-hari yang tidak menyehatkan seperti merokok, terlalu banyak minum kopi, minuman alkohol, jarang mengonsumsi buah-buahan, sedikitnya minum air putih, serta malas berolahraga.

Kebiasaan buruk tersebut dapat merusak jaringan-jaringan tubuh yang apabila dibiarkan berlarut-larut akan menyebabkan infeksi dan kerusakan. Sedikit demi sedikit pun penyakit mulai berdatangan yang pada akhirnya merembet kepada penyakit yang dapat memicu gagalnya fungsi ginjal seperti salah satunya adalah asam urat.

9 Ciri Keluarnya Batu Ginjal Dan Proses Penyembuhannya

Biasanya dokter akan menyarankan proses penyembuhan dengan minum obat-obatan terlebih dahulu sebelum tindakan operasi atau penghancuran batu ginjal dengan sistem kejut yang akan ditembakkan dan dihancurkan menjadi butiran kecil seperti pasir. Metode ini dikenal dengan nama ESWL atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy.

Namun, cara yang paling alamiah mengeluarkan batu ginjal adalah dengan minum air putih yang banyak. Cara ini lebih efektif untuk mengeluarkan batu ginjal yang masih berukuran kecil. Tambahan obat herbal berupa ekstrak daun tempuyung dan daun kejibeling juga dapat membantu proses mendorong keluarnya batu ginjal secara alami melalui saluran air seni.

Ada 9 ciri yang bisa harus diketahui saat batu ginjal mulai mengalami proses penyembuhan dan akan keluar dari dalam tubuh.

  • Berkurangnya sakit pada perut dan sakit pada pinggang.

Tanda awal ketika mulai pengobatan alamiah dengan minum air putih sebanyak-banyaknya setiap hari ditambah obat herbal adalah mulai berkurangnya rasa nyeri pada perut dan pinggang.

  • Perubahan warna urin.

Warna urin sedikit demi sedikit mengalami perubahan warna dari kuning keruh dan berbau menjadi agak bening dan hilang baunya.

  • Berkurangnya gejala-gejala seperti akan terkena flu.

Biasanya pasien penderita batu ginjal akan mengalami perubahan pada tubuh dengan gejala seperti akan terkena flu. Ketika batu ginjal mulai menunjukkan tanda-tanda akan keluar dari tubuh melalui saluran air seni, badan sedikit mulai terasa segar dan demam pun akan berangsur berkurang.

  • Tidak lagi mual dan muntah-muntah.

Gejala ini biasanya dialami oleh penderita yang tubuhnya agak rentan daya tahannya. Mual dan muntah seketika akan lenyap ketika batu ginjal mulai menunjukkan tanda-tanda akan terdorong keluar.

  • Tidak lagi mengalami diare.

Diare akan langsung berhenti karena asupan air yang banyak telah menghilangkan dehidrasi pada penderita.

  • Tidak sakit lagi ketika buang air kecil

Saat buang air kecil keluar yang semula terasa sangat sakit berangsur-angsur mereda. Hal ini juga ditandai dengan air seni yang mulai semakin berwarna bening.

  • Keluar gumpalan saat buang air kecil.

Pada proses selanjutnya yang terjadi adalah ketika keluarnya gumpalan-gumpalan untuk pertama kalinya. Gumpalan ini berwarna cokelat dan kadang bercampur kehitaman-hitaman yang disertai sedikit rasa nyeri ketika buang air kecil. Gumpalan inilah yang disebut batu ginjal.

  • Rasa lega pada perut.

Ketika sedikit demi sedikit batu ginjal mulai banyak keluar disaat-saat buang air kecil, rasa nyeri begitu gumpalan keluar pun lambat laun mulai hilang. Air seni pun sudah berwarna bening dan setiap buang air kecil terasa lega pada perut.

  • Tubuh terasa enteng dan segar.

Saat batu ginjal terakhir keluar setelah melalui beberapa kali proses buang air kecil, tubuh akan benar-benar pulih dari seluruh gejala-gejala sakit batu ginjal. Badan akan terasa enteng dan segar.

Demikian 9 ciri batu ginjal keluar dari dalam tubuh. Jangan lupa selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan diri Anda mulai dari pola makan hingga olahraga rutin setiap harinya.

health-benefits-of-almonds-main-image-700-350

12 Cara Mengobati Rematik Secara Alami Dengan Obat Herbal

Banyak masyarakat mengira bahwa rematik sama dengan penyakit yang disebut dengan asam urat. Meskipun sama-sama menyebabkan rasa nyeri pada sendi, namun penyebab kedua penyakit ini berbeda.

Perbedaan Rematik Dan Asam Urat

Rematik adalah peradangan dan pembengkakan pada sendi yang menyebabkan rasa sakit. Sedangkan asam urat adalah radang yang disebabkan oleh mengendapnya asam urat pada sendi.

12 Cara Mengatasi Rematik Secara Alami Dengan Obat Herbal

Lakukan 12 cara pengobatan herbal yang sangat ampuh dipercaya meredam dan mengatasi rasa nyeri rematik.

  • Dengan Menggunakan Cengkeh.

Cengkeh merupakan tumbuhan dengan antioksidan yang cukup tinggi. Cukup dengan menumbuknya sampai halus dengan dicampur sedikit air hingga berubah bentuk menyerupai pasta. Oleskan pada bagian sendi yang sakit dan biarkan selama kurang lebih 15 menit.

  • Dengan Meminum Rebusan Air Brotowali.

Brotowali adalah rempah yang memiliki khasiat luar biasa yang juga bisa dimanfaatkan untuk meredam rasa nyeri akibat rematik. Yaitu dengan merebus batang bratawali dengan 3 gelas air. Masak hingga air menyusut setengahnya. Saring dan dinginkan. Minumlah 3 kali sehari secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

  • Dengan Meminum Rebusan Kulit Manggis.

Sebagai obat herbal untuk rematik, siapkan beberapa kulit manggis dan jemurlah hingga kering. Setelah cukup kering, iris tipis-tipis dan rebus dengan air secukupnya. Setelah mendidih, saring dan dinginkan. Minum setiap hari satu kali selama sebulan penuh. Lambat laun rematik akan sembuh dengan sendirinya.

Haluskan beberapa lembar daun kumis kucing dan daun meniran di tempat terpisah. Setelah keduanya halus, ambil halusan daun kumis kucing sebanyak satu sendok teh dan halusan daun meniran sebanyak satu sendok makan. Rebus keduanya secara bersamaan dengan air 1 gelas. Didihkan hingga tinggal ¾ gelas. Saring dan dinginkan. Minum secara rutin hingga rasa sakit rematik mereda dan sembuh sempurna.

  • Dengan Menggunakan Lidah Buaya.

Ambil lendir yang terdapat di dalam tangkai lidah buaya dan oleskan pada bagian sendi yang sakit. Sebaiknya lakukan sebelum tidur karena zat yang terkandung dalam lidah buaya ini akan mudah menyerap saat tubuh sedang beristirahat.

  • Dengan Menggunakan Lengkuas.

Lengkuas juga sangat ampuh mengatasi rematik. Yaitu dengan memarutnya dan peras airnya dengan menggunakan kain. Air perasan lengkuas tersebut digunakan sebagai obat oles. Sedangkan ampasnya bisa digunakan sebagai kompres.

  • Dengan Merebus Daun Kumis Kucing Dicampur Daun Meniran.

  • Dengan Menggunakan Daun Landep.

Ambil segenggam daun landep dan tumbuk bersama air kapur sirih hingga mengental. Oleskan pada bagian sendi yang sakit. Dengan melakukannya secara rutin akan mampu meredakan rasa nyeri akibat rematik.

  • Dengan Menggunakan Daun Pandan.

Daun pandan juga dipercaya sangat ampuh menyembuhkan penyakit rematik. Yaitu dengan mengiris tipis-tipis daun pandan dan campurkan dengan ½ cangkir minyak kelapa yang telah dipanaskan. Ramuan ini digunakan sebagai obat gosok ketika nyeri melanda.

  • Dengan Meminum Rebusan Air Jahe.

Selain sebagai obat herbal untuk masuk angin dan flu, jahe berkhasiat juga untuk penderita rematik. Ambil 2 ruas jahe dan bersihkan kulitnya. Iris tipis-tipis dan rebus dengan air secukupnya bersama gula merah. Dengan mengonsumsi rebusan air jahe ini dapat meredam rasa nyeri akibat rematik sekaligus memberikan rasa bugar ke tubuh.

  • Dengan Menggunakan Daun Dewa.

Sudah menjadi rahasia umum kalau daun dewa memiliki banyak manfaat sebagai obat herbal. Caranya adalah ambil 30 lembar daun dewa, cuci bersih dan rebus dengan air secukupnya. Daun dewa akan menjadi rapuh dan lumat. Ambil daun dewa yang telah lumat dari dalam rebusan air, dan peras. Hasil air perasan dari daun dewa yang telah lumat tersebut dapat langsung dikonsumsi.

  • Dengan Mengonsumsi Daun Seledri.

Mengonsumsi daun seledri sebagai lalapan jauh lebih baik daripada memasaknya. Pastikan daun telah dicuci dengan bersih dan jadikan sebagai lalapan makanan sehari-hari.

  • Dengan Mengonsumsi Daun Dandelion.

Caranya adalah dengan mengukus beberapa lembar daun dandelion dan memakannya langsung bersama lauk lain.

health-benefits-of-almonds-main-image-700-350

Kenali 9 Tanda-Tanda Penderita Penyakit Hepatitis B

Hepatitis adalah penyakit yang menyerang pada tubuh dengan ditandai terganggunya fungsi hati karena peradangan yang memicu berkembangnya virus menjadi lebih ganas dan beresiko kanker hati. Meskipun secara umum penyebabnya adalah virus, namun pemicu dari faktor lain pun dapat mengakibatkan hepatitis menjadi lebih berkembang yaitu minuman beralkohol, obat-obatan berbahan kimia tertentu, serta penyakit autoimun yang menyerang kekebalan tubuh.

Jenis-Jenis Virus Penyakit Hepatitis Dan Penularannya

  • Hepatitis A

Biasanya ini ditularkan melalui makanan dan minuman yang sama-sama dimakan oleh orang yang terinfeksi hepatitis A. Ada beberapa kasus juga bisa terinfeksi karena adanya kontak seksual yang tidak bersih.

Infeksi hepatitis A sangat berpotensi besar tertular pada lingkungan dengan sanitasi yang buruk.

  • Hepatitis B

Ini biasanya tertular dari alat yang terkena kontak darah dengan penderita hepatitis B seperti jarum suntik atau alat transfusi. Pengguna narkoba dengan jarum suntik dan pemakai tato cenderung lebih besar terinfeksi virus hepatitis ini.

  • Hepatitis C

Sama halnya dengan penularan virus hepatitis B, hepatitis C juga acapkali terserang oleh orang yang memakai jarum suntik secara bersama-sama. Hanya saja penularan akibat transmisi seksual jarang sekali terjadi. Sayangnya vaksin untuk mencegah terinfeksinya hepatitis C sampai saat ini belum ditemukan.

  • Hepatitis D

Hepatitis D adalah infeksi yang menyertai infeksi pada hepatitis B. Jadi apabila penderita telah terinfeksi virus hepatitis B maka kemungkinan besar ia juga terjangkit virus hepatitis D. Kedua virus ini apabila telah menginfeksi, maka si penderita akan beresiko mengalami sakit yang lebih serius.

  • Hepatitis E

Virus hepatitis E hanya dapat ditulari melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Khusus untuk vaksin hepatitis E sudah tersedia, namun tidak banyak.

9 Tanda Menderita Sakit Hepatitis B

Hepatitis B termasuk jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus hepatitis yang menyerang fungsi hati.

  • Nyeri pada perut

Ini terjadi karena adanya pembengkakan dan peradangan pada organ hati sehingga perut terasa nyeri sekali.

  • Warna urin gelap seperti warna air teh dan warna feses sangat pucat layaknya warna dempul.

Karena fungsi hati tidak berjalan dengan normal maka fungsi organ lain pun ikut tidak berfungsi dengan baik sehingga proses asupan gizi pun tidak seimbang yang ditandai dengan warna sampah di dalam tubuh yang tidak lazim.

  • Demam disertai nyeri pada tubuh.

Hal ini akan terjadi ketika penderita mulai memasuki fase kerusakan fungsi hati lebih lanjut.

  • Hilang nafsu makan karena mual-mual dan muntah.

Karena fungsi organ berjalan dengan tidak baik mengakibatkan proses pencernaan pun menjadi rusak dengan tingginya tingkat asam lambung yang menyebabkan mual dan muntah.

  • Cepat lelah dan tubuh selalu terasa lemah.

Ini diakibatkan dehidrasi yang cukup tinggi dirasakan oleh tubuh sehingga tubuh selalu merasa haus namun keinginan untuk minum tidak dirasakan oleh si penderita karena rasa pahit di mulut.

  • Warna kulit tubuh dan mata menguning.

Ciri orang yang menderita kerusakan pada organ hati adalah warna kulit yang berangsur menguning serta bola mata pada bagian putih berubah warna menjadi kuning.

  • Sering mimisan.

Pada fase yang lebih parah lagi, penderita akan tiba-tiba mimisan dengan disertai pusing yang amat sangat. Bahkan bisa mengalami sakit kepala hebat.

  • Bau badan yang tidak sedap.

Keringat penderita hepatitis B ditandai dengan bau tubuhnya yang tidak sedap dan sangat mengganggu. Ini dikarenakan fungsi hati sebagai penyaring darah kotor sudah terinfeksi dan tidak bekerja lagi sesuai fungsinya.

  • Gejala-gelaja seperti flu atau pilek.

Secara umum si penderita akan mengalami perubahan tubuh seperti akan terserang pilek. Hal ini harus diwaspadai, karena gejala ‘siluman’ ini mampu memanipulasi penyakit yang menyerang sesungguhnya yaitu hepatitis B.

health-benefits-of-almonds-main-image-700-350

Popularitas Obesitas dan Mengetahui Bahayanya

Perkembangan teknologi mengakibatkan perubahan gaya hidup manusia. Bukan hanya disebabkan oleh teknologi, perubahan selalu terjadi selama manusia masih melakukan peradaban. Setiap dekade, ada banyak aspek kehidupan manusia yang berubah. Bahkan tak perlu menunggu selama dekade, setiap waktu perubahan pada aspek kehidupan manusia bisa saja berubah. Mulai dari gaya berpakaian, gaya hidup, hingga makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat. Menjamurnya restoran cepat saji dan kemudahan dalam melakukan banyak hal membuat banyak orang yang terlena hingga mengalami obesitas.

Perubahan Aspek Kehidupan Yang Meningkatkan Tingkat Obesitas

Seperti yang sudah dikatakan secara singkat sebelumnya, bahwa perubahan berbagai aspek membuat banyak hal juga berubah. Semakin meningkatnya jumlah restoran cepat saji di berbagai Negara, membuat semakin meningkat pula tingkat konsumsi masyarakat terhadap makanan cepat saji. Makanan cepat saji adalah salah satu penyebab paling besar dari banyaknya masyarakat yang mengalami obesitas. Selain keberadaan makanan cepat saji yang sudah sangat menjamur, gaya hidup yang tidak sehat juga sangat mempengaruhi meningkatnya obesitas di berbagai Negara. Kesukaan masyarakat yang lebih memilih untuk mengonsumsi makanan cepat saji ketimbang makanan sehat didukung dengan pola hidup yang tak sehat.

Salah satu tanda gaya hidup tidak sehat adalah tidak melakukan olahraga. Padahal, olahraga adalah hal yang sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Belum lagi dengan segala kemudahan yang bisa kita dapatkan dengan mudah saat ini. Contohnya saja berbagai teknologi yang membuat kita semua menjadi jarang bergerak seperti alat transportasi, dan lain sebagainya. Bisnis jasa yang semakin memanjakan masyarakat juga mempengaruhi aktivitas setiap harinya. Contohnya saja bisnis laundry yang membuat orang menjadi malas untuk mencuci. Cukup dengan meletakkan pakaian kotor di tempat laundry, tanpa harus berlelah-lelah pakaian kotor sudah bersih dan wangi.

Mengenal Obesitas dan Bahayanya

Obesitas adalah hal yang menjadi perhatian di banyak Negara saat ini karena tingkat obesitas yang sangat meningkat hanya dalam beberapa tahun ini. Obesitas merupakan gangguan tubuh di mana seseorang memiliki berat badan yang sangat berlebih. Banyak orang yang mengira bahwa obesitas merupakan pengumpulan lemak yang terlalu banyak di dalam tubuh. hal tersebut memang ada benarnya, namun sebenarnya bukan hanya karena lemak yang terlalu banyak di dalam tubuh. massa tubuh yang berat dan jumlah cairan yang terlalu banyak di dalam tubuh juga bisa menjadi alasan seseorang mengalami obesitas. Kondisi ini tentu saja membahayakan untuk kesehatan dan juga mental penderitanya. Berikut ini beberapa bahaya obesitas untuk para penderitanya.

  1. Mengganggu penampilan

Memiliki berat badan yang terlalu berlebih tentu saja akan mempengaruhi penampilan penderitanya. Banyak orang yang masih memandang obesitas sebagai penyakit yang terjadi akibat kemalasan dan keserakahan penderitanya dalam mengonsumsi makanan. Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki gangguan obesitas biasanya memiliki krisis kepercayaan diri karena penampilan mereka yang terlihat sangat mencolok dan terlalu berbeda dengan yang lain.

  1. Mudah terkena penyakit berbahaya

Lemak atau cairan tubuh yang terlalu banyak mengendap di dalam tubuh tentu akan mempengaruhi kinerja organ penting di dalam tubuh. Organ yang akan dibahayakan akibat dari kondisi yang satu ini adalah jantung. Tidak sedikit pula pasien obesitas menderita penyakit jantung yang membahayakan dan juga penyakit lainnya.

  1. Penyakit psychology

Krisis kepercayaan bukan menjadi hal asing bagi mereka penderita obesitas. Mereka kebanyakan merasa tidak percaya diri dan ingin menurunkan berat badan mereka. Sayangnya, mengatasi masalah obesitas tidaklah mudah sehingga tak sedikit dari mereka yang malah mengalami stres dan depresi.