Kenali 9 Tanda-Tanda Penderita Penyakit Hepatitis B

Hepatitis adalah penyakit yang menyerang pada tubuh dengan ditandai terganggunya fungsi hati karena peradangan yang memicu berkembangnya virus menjadi lebih ganas dan beresiko kanker hati. Meskipun secara umum penyebabnya adalah virus, namun pemicu dari faktor lain pun dapat mengakibatkan hepatitis menjadi lebih berkembang yaitu minuman beralkohol, obat-obatan berbahan kimia tertentu, serta penyakit autoimun yang menyerang kekebalan tubuh.

Jenis-Jenis Virus Penyakit Hepatitis Dan Penularannya

  • Hepatitis A

Biasanya ini ditularkan melalui makanan dan minuman yang sama-sama dimakan oleh orang yang terinfeksi hepatitis A. Ada beberapa kasus juga bisa terinfeksi karena adanya kontak seksual yang tidak bersih.

Infeksi hepatitis A sangat berpotensi besar tertular pada lingkungan dengan sanitasi yang buruk.

  • Hepatitis B

Ini biasanya tertular dari alat yang terkena kontak darah dengan penderita hepatitis B seperti jarum suntik atau alat transfusi. Pengguna narkoba dengan jarum suntik dan pemakai tato cenderung lebih besar terinfeksi virus hepatitis ini.

  • Hepatitis C

Sama halnya dengan penularan virus hepatitis B, hepatitis C juga acapkali terserang oleh orang yang memakai jarum suntik secara bersama-sama. Hanya saja penularan akibat transmisi seksual jarang sekali terjadi. Sayangnya vaksin untuk mencegah terinfeksinya hepatitis C sampai saat ini belum ditemukan.

  • Hepatitis D

Hepatitis D adalah infeksi yang menyertai infeksi pada hepatitis B. Jadi apabila penderita telah terinfeksi virus hepatitis B maka kemungkinan besar ia juga terjangkit virus hepatitis D. Kedua virus ini apabila telah menginfeksi, maka si penderita akan beresiko mengalami sakit yang lebih serius.

  • Hepatitis E

Virus hepatitis E hanya dapat ditulari melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Khusus untuk vaksin hepatitis E sudah tersedia, namun tidak banyak.

9 Tanda Menderita Sakit Hepatitis B

Hepatitis B termasuk jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus hepatitis yang menyerang fungsi hati.

  • Nyeri pada perut

Ini terjadi karena adanya pembengkakan dan peradangan pada organ hati sehingga perut terasa nyeri sekali.

  • Warna urin gelap seperti warna air teh dan warna feses sangat pucat layaknya warna dempul.

Karena fungsi hati tidak berjalan dengan normal maka fungsi organ lain pun ikut tidak berfungsi dengan baik sehingga proses asupan gizi pun tidak seimbang yang ditandai dengan warna sampah di dalam tubuh yang tidak lazim.

  • Demam disertai nyeri pada tubuh.

Hal ini akan terjadi ketika penderita mulai memasuki fase kerusakan fungsi hati lebih lanjut.

  • Hilang nafsu makan karena mual-mual dan muntah.

Karena fungsi organ berjalan dengan tidak baik mengakibatkan proses pencernaan pun menjadi rusak dengan tingginya tingkat asam lambung yang menyebabkan mual dan muntah.

  • Cepat lelah dan tubuh selalu terasa lemah.

Ini diakibatkan dehidrasi yang cukup tinggi dirasakan oleh tubuh sehingga tubuh selalu merasa haus namun keinginan untuk minum tidak dirasakan oleh si penderita karena rasa pahit di mulut.

  • Warna kulit tubuh dan mata menguning.

Ciri orang yang menderita kerusakan pada organ hati adalah warna kulit yang berangsur menguning serta bola mata pada bagian putih berubah warna menjadi kuning.

  • Sering mimisan.

Pada fase yang lebih parah lagi, penderita akan tiba-tiba mimisan dengan disertai pusing yang amat sangat. Bahkan bisa mengalami sakit kepala hebat.

  • Bau badan yang tidak sedap.

Keringat penderita hepatitis B ditandai dengan bau tubuhnya yang tidak sedap dan sangat mengganggu. Ini dikarenakan fungsi hati sebagai penyaring darah kotor sudah terinfeksi dan tidak bekerja lagi sesuai fungsinya.

  • Gejala-gelaja seperti flu atau pilek.

Secara umum si penderita akan mengalami perubahan tubuh seperti akan terserang pilek. Hal ini harus diwaspadai, karena gejala ‘siluman’ ini mampu memanipulasi penyakit yang menyerang sesungguhnya yaitu hepatitis B.