health-benefits-of-almonds-main-image-700-350

5 Langkah untuk Menurunkan Berat Badan Secara Alami

Setiap orang entah itu perempuan atau laki-laki tentunya ingin mempunyai bentuk tubuh yang ideal. Berbagai cara yang dilakukan demi membuat berat badan menjadi norma, bahkan ada yang hingga sampai menghabiskan banyak uang hanya untuk menurunkan berat badannya. Bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih jangan khawatir karena sebetulnya menurunkan berat badan adalah hal yang bisa dilakukan dengan proses tergantung seberapa kuat Anda menjalaninya.

Cara Menurunkan Berat Badan

Berikut tips menurunkan berat badan secara alami dan bisa Anda lakukan di rumah sendiri.

  1. Tentukan target dan Ubah Pola Pikir

Langkah pertama adalah Anda harus menetapkan target atau goals penurunan berat badan Anda, namun harus realistis. Contohnya Anda menargetkan dalam seminggu harus turun 1 kilogram. Selain itu Anda juga dapat menargetkan hal-hal kecil seperti tidak makan coklat atau makanan cepat saji. Pola pikir adalah hal yang sangat penting, dimana saat melaksanakan diet Anda harus selalu berpikiran positif. Jangan gampang terpengaruh oleh godaan makanan yang merupakan penggagal diet. Biasanya kendala orang yang memiliki berat badan yang berlebih adalah malas bergerak.

  1. Lebih Banyak Bergerak

Hilangkan rasa malas untuk bergerak, lakukan hal-hal yang mungkin dianggap remeh seperti kurangi mengendarai kendaraan bermotor jika menuju tempat yang relatif dekat. Mulai sekarang ganti dengan berjalan kaki. Selain itu, Anda juga bisa menghindari eskalator atau lift saat jalan-jalan di mall dan menggantinya dengan menaiki tangga. jangan diam saja di depan komputer, hilangkan kebiasaan malas Anda mulai saat ini.

  1. Konsumsi Minuman dan Makanan Bergizi

Langkah selanjutnya adalah dengan memperbanyak mengonsumsi air mineral. Air mineral mempunyai banyak keunggulan diantaranya yaitu dapat meningkatkan kerja otak, membantu melancarkan metabolisme tubuh, meningkatkan kinerja ginjal, serta dapat membuat kulit tampak kencang dan cerah. Selain itu, ternyata air mineral dapat membantu menurunkan berat badan Anda, caranya dengan minumlah segelas air mineral sebelum makan. Maka, dengan sendirinya porsi makan akan berkurang karena sebelumnya sudah terisi dengan cairan.

Konsumsi makanan kaya serat juga akan membantu dalam proses penurunan berat badan, makanan kaya serat dapat Anda temukan di buah-buahan, sayuran, serta biji-bijian. Manfaat makanan yang mengandung banyak serat selain berguna untuk menurunkan berat badan juga akan membantu menghindarkan lemak di pembuluh darah dan dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh.

  1. Kurangi Porsi Makan

Banyak yang beranggapan jika melakukan diet maka Anda harus mengurangi frekuensi makan seperti dalam sehari Anda hanya makan nasi 2 kali saja. Nyatanya anggapan tersebut adalah salah. Apabila Anda makan dengan frekuensi yang sedikit namun dengan porsi yang sangat banyak, malah akan menambah masalah dengan berat badan Anda. yang benar adalah kurangi porsi makan dengan tetap dalam frekuensi makan yang seperti biasanya yaitu 3 kali sehari. Anda dapat makan 3 sendok nasi dengan frekuensi tiga kali sehari atau boleh juga lebih sering.

Porsi makanan juga harus diperhatikan, Anda boleh sarapan dengan porsi yang lebih besar daripada makan siang. Makan siang harus lebih banyak porsinya dari makan malam. Sehingga dari pagi hingga petang makanan yang kita konsumsi semakin sedikit karena di pagi hari Anda membutuhkan energi yang lebih besar karena akan melakukan berbagai aktivitas. Nah, namun pada siang dan malam hari karena frekuensi aktivitas semakin sedikit maka porsi makan juga harus lebih sedikit. Hindari makan malam setelah jam 6 sore, atau jika ingin makan pada malam hari usahakan jangan langsung tidur atau menunggu sekitar 2 hingga 3 jam.

  1. Hindari Gula Berlebih

Kurangi makan-makanan ringan seperti snack, coklat, dan sebagainya. Usahakan untuk membaca terlebih dahulu tabel gizi jika ingin membeli makanan atau minuman ringan. Hindari gula secara berlebihan karena dapat meningkatkan lemak dalam tubuh serta dapat mengakibatkan diabetes. Selain itu, stop dulu untuk minum-minuman bersoda karena soda juga mengandung gula yang sangat banyak.

Lakukan Secara Konsisten

Demikian beberapa tips untuk menurunkan berat badan. Anda bisa melakukannya secara rutin di rumah. Meskipun sederhana, jika dilakukan secara konsisten, maka hasilnya akan terlihat. Daripada tidak menghilangkan kebiasaan buruk sama sekali, lebih baik Anda mulai menjaga berat badan Anda dan berusaha untuk menurunkan berat badan.

health-benefits-of-almonds-main-image-700-350

Popularitas Obesitas dan Mengetahui Bahayanya

Perkembangan teknologi mengakibatkan perubahan gaya hidup manusia. Bukan hanya disebabkan oleh teknologi, perubahan selalu terjadi selama manusia masih melakukan peradaban. Setiap dekade, ada banyak aspek kehidupan manusia yang berubah. Bahkan tak perlu menunggu selama dekade, setiap waktu perubahan pada aspek kehidupan manusia bisa saja berubah. Mulai dari gaya berpakaian, gaya hidup, hingga makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat. Menjamurnya restoran cepat saji dan kemudahan dalam melakukan banyak hal membuat banyak orang yang terlena hingga mengalami obesitas.

Perubahan Aspek Kehidupan Yang Meningkatkan Tingkat Obesitas

Seperti yang sudah dikatakan secara singkat sebelumnya, bahwa perubahan berbagai aspek membuat banyak hal juga berubah. Semakin meningkatnya jumlah restoran cepat saji di berbagai Negara, membuat semakin meningkat pula tingkat konsumsi masyarakat terhadap makanan cepat saji. Makanan cepat saji adalah salah satu penyebab paling besar dari banyaknya masyarakat yang mengalami obesitas. Selain keberadaan makanan cepat saji yang sudah sangat menjamur, gaya hidup yang tidak sehat juga sangat mempengaruhi meningkatnya obesitas di berbagai Negara. Kesukaan masyarakat yang lebih memilih untuk mengonsumsi makanan cepat saji ketimbang makanan sehat didukung dengan pola hidup yang tak sehat.

Salah satu tanda gaya hidup tidak sehat adalah tidak melakukan olahraga. Padahal, olahraga adalah hal yang sangat penting untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Belum lagi dengan segala kemudahan yang bisa kita dapatkan dengan mudah saat ini. Contohnya saja berbagai teknologi yang membuat kita semua menjadi jarang bergerak seperti alat transportasi, dan lain sebagainya. Bisnis jasa yang semakin memanjakan masyarakat juga mempengaruhi aktivitas setiap harinya. Contohnya saja bisnis laundry yang membuat orang menjadi malas untuk mencuci. Cukup dengan meletakkan pakaian kotor di tempat laundry, tanpa harus berlelah-lelah pakaian kotor sudah bersih dan wangi.

Mengenal Obesitas dan Bahayanya

Obesitas adalah hal yang menjadi perhatian di banyak Negara saat ini karena tingkat obesitas yang sangat meningkat hanya dalam beberapa tahun ini. Obesitas merupakan gangguan tubuh di mana seseorang memiliki berat badan yang sangat berlebih. Banyak orang yang mengira bahwa obesitas merupakan pengumpulan lemak yang terlalu banyak di dalam tubuh. hal tersebut memang ada benarnya, namun sebenarnya bukan hanya karena lemak yang terlalu banyak di dalam tubuh. massa tubuh yang berat dan jumlah cairan yang terlalu banyak di dalam tubuh juga bisa menjadi alasan seseorang mengalami obesitas. Kondisi ini tentu saja membahayakan untuk kesehatan dan juga mental penderitanya. Berikut ini beberapa bahaya obesitas untuk para penderitanya.

  1. Mengganggu penampilan

Memiliki berat badan yang terlalu berlebih tentu saja akan mempengaruhi penampilan penderitanya. Banyak orang yang masih memandang obesitas sebagai penyakit yang terjadi akibat kemalasan dan keserakahan penderitanya dalam mengonsumsi makanan. Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki gangguan obesitas biasanya memiliki krisis kepercayaan diri karena penampilan mereka yang terlihat sangat mencolok dan terlalu berbeda dengan yang lain.

  1. Mudah terkena penyakit berbahaya

Lemak atau cairan tubuh yang terlalu banyak mengendap di dalam tubuh tentu akan mempengaruhi kinerja organ penting di dalam tubuh. Organ yang akan dibahayakan akibat dari kondisi yang satu ini adalah jantung. Tidak sedikit pula pasien obesitas menderita penyakit jantung yang membahayakan dan juga penyakit lainnya.

  1. Penyakit psychology

Krisis kepercayaan bukan menjadi hal asing bagi mereka penderita obesitas. Mereka kebanyakan merasa tidak percaya diri dan ingin menurunkan berat badan mereka. Sayangnya, mengatasi masalah obesitas tidaklah mudah sehingga tak sedikit dari mereka yang malah mengalami stres dan depresi.